Empat Raja Dalam Satu Kota

kesepuhan cirebon
Pintu Gerbang Kesepuhan Cirebon 

Caruban, demikianlah awal mula nama Cirebon. Di kota ini ada 4 istana Raja yang awalnya adalah Kesepuhan dan Kanoman. Kemudian mekar lagi Keprabonan dan kecirebonan. Pada masa lalu, wilayah cirebon dibagi dalam 4 wilayah kekuasaan 4 Raja yang semuanya adalah bersaudara.

Baca lebih lanjut

Iklan

Ragam Busana Adat Mbojo Di FKN XI Cirebon

fkn12Pada moment Festival Keraton Nusantara XI Cirebon yang digelar tanggal 15 -19 September 2017, Ragam Busana Adat Bima diperkenalkan. Kontingen kesultanan Bima mendapatkan urutan ke 46 dalam kirab prajurit Keraton Nusantara XI Cirebon 2017. Ada sebanyak 60 perwakilan Keraton Nusantara yang ambil bagian dalam Event ini. Ragam busana yang dikenakan dalam kirab yang mengambil star di depan SPBU kota Cirebon menuju istana kesepihan Cirebon dengan jarak 2 kilometer ini mendapatkan perhatian dari para penonton dan awak media.

Baca lebih lanjut

Terjemahan Surat Dari Manggarai

21150890_1485507914805468_266508473_nHijratun Nabi Shollallahu alaihi wasallam seribu seratus sembilan puluh delapan tahun 2 rajab hari jum’at Mengawali, Itulah duli yang dipertuan kita Sri Sultan Abdul Hamid Muhammad Syah dhillullah fil alam dan paduka nanilah raja tureli Bolo bergelar perintah dalam bernama Muhyiddin dan paduka jeneli parado bergelar sahbandar bernama Abdul Mahmud dan paduka jeneli Bolo bernama Abdurrajak dan paduka jeneli Woha bernama Abdul Jalal akan bermufakat manalah dalam surat serta cap yang dipegang dalu rautu yaitu rangga kuneh dengan segala dalu2 yang lain2 karena sekarang ini Duli yang dipertuan kita membaharui dan memulai akan adat tanah Manggarai yang dikerjakan oleh segala dalu-dalu.

Baca lebih lanjut

Surat Dari Manggarai

21148256_1485507944805465_1396767431_nSenin pagi, (28/8/2017 ) warga Desa Lale kecamatan Welak kabupaten Manggarai Barat dihebohkan dengan penemuan beberapa helai naskah yang beraksara Arab Melayu di masjid desa Lale. Naskah itu disimpan oleh Imam masjid setempat. Naskah ini sebagaimana sering dikatakan oleh almarhumah Dr.Hj. Siti Maryam Salahuddin sebagai naskah BO yang tercecer di berbagai tempat yang dulu memang menjadi wilayah kekuasaaan kerajaan Bima. Saya mendapatkan foto naskah ini dari akun facebook Mikael Jecko Ithong, teman faecebook saya. Karena ada beberapa penggalan kalimat yang tidak saya pahami, maka sayapun meminta bantuan kepada Pak Syukri Abubakar untuk menterjamahkan.

Baca lebih lanjut

Tutur Yang Masih Tersisa

21175370_10203828046497121_1806509764_nDana Mbojo sesungguhnya kaya akan tradisi tutur yang masih lestari dalam memori kolektif masyarakat. Salah satunya adalah  dialek yang kini masih tersisa di tengah masyarakat Kolo, Wawo, dan Kore. Penelitian pakar linguistik dan peneliti kantor Bahasa NTB menemukan bahwa Nggahi Mbojo terbagi dalam 4 dialek yaitu Kolo, Kore, Wawo dan Serasuba. Dialek adalah varian dari sebuah bahasa menurut pemakai. Variasi ini berbeda satu sama lain, tetapi masih banyak menunjukkan kemiripan sehingga belum pantas disebut bahasa yang berbeda. Oleh karena itu tidak mudah menetapkan dan memproklamasikan bahasa mandiri atau bahasa baru dari bahasa induknya.Jika perbedaannya mencapai lebih dari 80 porsen, maka dialek menjadi bahasa yang mandiri dari bahasa induknya, tetapi jika tidak mencapai 80 porsen, maka tetaplah menjadi dialek sebagai kekayaan khasanah sebuah bahasa.

Baca lebih lanjut

Perang Laut Di Utara Bima

21100917_10211827117808077_1801683399_nPengalaman Isuzu tidaklah sedikit mencicipi panasnya perang dunia ke dua. Setelah diluncurkan di Uraga Dock Tokyo pada tahun 1920, sebagai kapal jelajah ringan berkelas NAGARA ia berulang kali diterjunkan dalam berbagai misi diantaranya Guadacanal dan Hongkong. Pada tanggal 4 April 1945, Isuzu dikirim untuk mengangkut detasemen tentara Dai Nipon dari Kupang ke Pulau Sumbawa (Bima). Ia bergabung dalam konvoi bersama sejumlah arsenal laut tentara kekaisaran jepang yang terdiri dari kapal torpedo KARI and penyapu ranjau W-12 and W-34.

Baca lebih lanjut

Potensi Olahan Garam Yodium Di Bima

Foto udara kawasan tambak ikan bandeng di Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima, NTB, Selasa (9/6).
Foto : beritadaerah.co.id

Produksi garam di Kabupaten Bima pertahun berkisar 152.739 ton dengan luas area 1.743.02 Ha yang tersebar di sejumlah wilayah yang merupakan sentra garam seperti di Kecamatan Bolo, Woha, Palibelo, Lambu dan Monta. Berawal dari pertanian di ladang-ladang garam secara tradisional, industri Garam di Kabupaten Bima terus berkembang hingga menjadikan garam sebagai salah satu komoditi unggulan Kabupaten Bima. Komoditi ini menjadi salah satu sektor industri yang memberi penghidupan bagi banyak masyarakat di sentra-sentra produksi, hal ini disebabkan oleh tingkat kebutuhan dan rangkaian kegiatan yang menyertai keberadaan garam.

Baca lebih lanjut

MahasiswaUI Teliti Uma Lengge

19894622_10203636246942252_6140194400549769895_nBima kaya akan warisan seni arsitektur tradisional seperti Uma Lengge, Uma Panggung, serta bangunan berbentuk Nggusu Waru. Kekayaan itu harus terus dilestarikan sehingga akan terus diwariskan dari generasi ke generasi. Hal itu diungkapkan oleh Asisten Administrasi Umum Setda kabupaten Bima H. Makruf,SE.MM saat menerima Tim peneliti Uma Lengge dari ikatan mahasiswa Tehnik Arsitektur Universitas Inonesia pada Rabu, 12 Juli 2017 di ruang Rapat Bupati Bima.

Baca lebih lanjut