Mengenal Bahasa Sambori

Sambori adalah nama sebuah Desa di kabupaten Bima NTB. Desa ini terletak di sebelah tenggara Kota Bima dengan jarak tempuh sekitar 1 jam perjalanan dari pusat Kota Bima. Menuju desa ini, kita akan menikmati jalan yang berkelok dan tanjakan serta jurang-jurang terjal. Tetapi ketika kita berada di mata menyapu seluruh sisi Bima dengan keindahan panoramanya.Lanjutkan membaca “Mengenal Bahasa Sambori”

Tiang Hidup Orang Bima

Leluhur orang Bima telah banyak menitipkan pesan dan harapan melalui motivasi ungkapan ungkapan yang digali dari pengalaman hidup. Filosofi Maja Labo Dahu atau malu dengan takut itulah warisan tak ternilai sebagai tiang kehidupan, obor penerang dan cermin dimanapun manusia Bima itu berada. Ada satu ungkapan yang sering dituturkan oleh para tetua sebagai bekal dan nasehatLanjutkan membaca “Tiang Hidup Orang Bima”

Sosok Pelestari Senandung Donggo

Aisyah,S.Pd, nama perempuan cantik asal Desa Rora kecamatan Donggo ini. Sejak kecil hingga saat ini masih tetap konsisten menggali dan melestarikan seni sastra dan tarian tradisional Donggo. Di Sanggar Wadu Tiunti SMKN 5 Kabupaten Bima, ia melatih para pelajar dan remaja sekitar untuk menekuni kesenian Donggo.Dari lentik suara merdunya, Aisyah masih sangat mahir mendendangkan senandungLanjutkan membaca “Sosok Pelestari Senandung Donggo”

Tari Soka

Tarian Soka adalah tarian para kesatria. Tarian ini berasal dari desa Sari kecamatan Sape. Sultan Bima ke 2 Abdul Khair Sirajuddin(1640-1682) mengangkat tarian ini menjadi tarian resmi Istana Bima yang dinainkan oleh para Lasykar Kesultanan Bima. Secara turun temurun tarian soka dimainkan oleh keturunan penari Soka di desa Sari kecamaran Sape. Tarian Soka menjadi tarianLanjutkan membaca “Tari Soka”

Ragam Busana Adat Mbojo Di FKN XI Cirebon

Pada moment Festival Keraton Nusantara XI Cirebon yang digelar tanggal 15 -19 September 2017, Ragam Busana Adat Bima diperkenalkan. Kontingen kesultanan Bima mendapatkan urutan ke 46 dalam kirab prajurit Keraton Nusantara XI Cirebon 2017. Ada sebanyak 60 perwakilan Keraton Nusantara yang ambil bagian dalam Event ini. Ragam busana yang dikenakan dalam kirab yang mengambil starLanjutkan membaca “Ragam Busana Adat Mbojo Di FKN XI Cirebon”

Terjemahan Surat Dari Manggarai

Hijratun Nabi Shollallahu alaihi wasallam seribu seratus sembilan puluh delapan tahun 2 rajab hari jum’at Mengawali, Itulah duli yang dipertuan kita Sri Sultan Abdul Hamid Muhammad Syah dhillullah fil alam dan paduka nanilah raja tureli Bolo bergelar perintah dalam bernama Muhyiddin dan paduka jeneli parado bergelar sahbandar bernama Abdul Mahmud dan paduka jeneli Bolo bernamaLanjutkan membaca “Terjemahan Surat Dari Manggarai”

Surat Dari Manggarai

Senin pagi, (28/8/2017 ) warga Desa Lale kecamatan Welak kabupaten Manggarai Barat dihebohkan dengan penemuan beberapa helai naskah yang beraksara Arab Melayu di masjid desa Lale. Naskah itu disimpan oleh Imam masjid setempat. Naskah ini sebagaimana sering dikatakan oleh almarhumah Dr.Hj. Siti Maryam Salahuddin sebagai naskah BO yang tercecer di berbagai tempat yang dulu memangLanjutkan membaca “Surat Dari Manggarai”

Tutur Yang Masih Tersisa

Dana Mbojo sesungguhnya kaya akan tradisi tutur yang masih lestari dalam memori kolektif masyarakat. Salah satunya adalah  dialek yang kini masih tersisa di tengah masyarakat Kolo, Wawo, dan Kore. Penelitian pakar linguistik dan peneliti kantor Bahasa NTB menemukan bahwa Nggahi Mbojo terbagi dalam 4 dialek yaitu Kolo, Kore, Wawo dan Serasuba. Dialek adalah varian dariLanjutkan membaca “Tutur Yang Masih Tersisa”

Perang Laut Di Utara Bima

Pengalaman Isuzu tidaklah sedikit mencicipi panasnya perang dunia ke dua. Setelah diluncurkan di Uraga Dock Tokyo pada tahun 1920, sebagai kapal jelajah ringan berkelas NAGARA ia berulang kali diterjunkan dalam berbagai misi diantaranya Guadacanal dan Hongkong. Pada tanggal 4 April 1945, Isuzu dikirim untuk mengangkut detasemen tentara Dai Nipon dari Kupang ke Pulau Sumbawa (Bima).Lanjutkan membaca “Perang Laut Di Utara Bima”