Tambora Dirancang Jadi Kota Terpadu Mandiri

Ikhtiar Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Bima untuk memajukan kawasan Tambora tampaknya mulai terwujud. Upaya ini ditandai pencanangan gerakan penanggulangan pengangguran (GPP) dan Pencanangan Kota Terpadu Mandiri (KTM) Labangka dan Tambora oleh Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI Muhaimin Iskandar  Nopember 2009 lalu.

Mina Sarua “ Kratting Daengnya” Bima

Satu lagi pecahan wilayah Kabupaten Bima yang memiliki potensi yang layak untuk dilirik. Wilayah ini merupakan dataran rendah. Disepanjang jalan mata akan melihat hamparan sawah nan hijau. Namun tak pelak mata kita akan tertuju pula pada pesona langit yang nampak jelas menaungi sawah-sawah itu, pemandangan yang cukup sempurna untuk di nikmati. Desa Bontokape, demikianlah namaLanjutkan membaca “Mina Sarua “ Kratting Daengnya” Bima”

Madu Bima Primadona Yang Mulai Terancam Punah

Komposisi kimia yang dikandung dalam Madu bergizi tinggi. Para ahli gizi menyebutkan, nilai energi dari 100 gram madu sama dengan 294-328 Kalori. Nilai satu kilogram madu sebanding dengan 50 butir telur, 24 buah pisang, 40 buah jeruk, 5,7 liter susu segar dan 1,68 kg daging (Sumber Kompas, 1995). Madu yang sering dikonsumsi dalam aneka kemasanLanjutkan membaca “Madu Bima Primadona Yang Mulai Terancam Punah”

Anugerah Terindah Di Pesisir Utara Bima

Potensi kelautan, perikanan dan wisata bahari yang dimiliki Bima cukup besar. Namun sayang potensi dan peluang ini belum dimanfaatkan secara optimal. Di kabupaten Bima saja, potensi perairan untuk usaha penangkapan seluas 713,6 km. Potensi produksi lestari diperkirakan 5.019,90 Ton di perairan Pantai dan 37.284,75 Ton di perairan lepas pantai. Ini adalah sebuah anugerah dan rahmatLanjutkan membaca “Anugerah Terindah Di Pesisir Utara Bima”

KUE BUNGA DAN TAMUSINCI

Jajan Bunga dan Jajan Cincin (Pangaha bunga dan pangaha sinci : Bahasa Bima) merupakan diantara sekian jenis makanan khas daerah Bima yang secara turun temurun di lestariakan hingga saat ini. Bahan-bahan kedua jenis jajan ini sangatlah sederhana. Semua orang pasti bisa membuatnya jika mengetahui bahan da cara pembuatannya. Tetapi belum tentu rasa yang di hasilkanLanjutkan membaca “KUE BUNGA DAN TAMUSINCI”

Warisan Itu Telah Kembali

Sejarah mencatat bahwa Bima memiliki Aksara yang pernah dipakai oleh masyarakat Bima ratusan tahun yang lalu. Hal ini tentunya merupakan sebuah kelalaian sejarah karena warisan yang berharga itu sempat hilang dan sebagian ada di negeri Belanda. Namun berkat kegigihan Hj. Siti Maryam Rachmat M. Salahuddin (Puteri dari Sultan Muhammad Salahuddin Bima), naskah Aksara Bima ituLanjutkan membaca “Warisan Itu Telah Kembali”

Masjid Kuno Di Kalodu

Lokasi masjid ini terletak di dataran tinggi yang di kelilingi oleh pegunungan yang berhutan lebat dan terpencil dari Dusun dan Desa lain. Nama dusun ini adalah Kalodu atau yang dikenal juga dengan Kamina. Pada masa sekarang Dusun Kalodu telah menjadi desa Kalodu yang merupakan wilayah kecamatan Langgudu dan berjarak lebih kurang 75 Km di sebelahLanjutkan membaca “Masjid Kuno Di Kalodu”

Busana Adat Bima Yang Anggun

Tenun Ikat Bima pernah dikenakan oleh Kepala-Kepala Negara pada Pertemuan APEC di Bali beberapa Tahun Lalu. Termasuk dikenakan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada saat menyampaikan Visi Misinya sebagai Calon Presiden di hadapan Anggota KADIN pada Pemilu Pilpres Tahun 2009. Hal ini tentunya menjadi sebuah kebanggan bahwa daerah kecil di ujung timur NTB ini memilikiLanjutkan membaca “Busana Adat Bima Yang Anggun”