Cara Unik Warga Sambori Menyambut Tamu

tapagala2Cara penyambutan Tamu di Sambori  Bima cukup unik. Jika di daerah lain umumnya mereka menabur beras kuning, tapi di Sambori memiliki tradisi Tapa Gala( Tapa berarti Tahan, Gala berarti Bambu). Tapa Gala adalah menahan dengan bamboo. Dalam tradisi ini, warga Sambori menahan para tamu yang mengunjungi desanya dengan meletakan bamboo muda sepanjang 3 meter atau selebar jalan yang akan dileawati. Kemudian, salah seorang tetua adat memberikan sebuah parang kepada ketua rombongan tamu dan dipersilahkan untuk memotong bamboo muda tersebut. Setelah bambu terpotong, maka para tamu sudah bias memasuki kampung( Desa).

tapa-gala1” Tradisi Tapa Gala bagi masyarakat Sambori dimaksudkan sebagai sebuah penghormatan kepada Tamu untuk memotong dan menebas segala halangan rintangan yang terjadi selama berkunjung di Sambori.” Urai Sukarni, salah seorang warga Sambori.  Dikatakannya, tapa Gala juga sebagai symbol kebersamaan antara pendatang dengan warga Sambori.Dalam prosesi pernikahan juga Tapa Gala dilakukan ketika rombongan calon pengantin pria memasuki Sambori. Tetua adat dan keluarga calon pengantin wanita menahan para Tamu dengan membentangkan Bambu untuk dipotong. Sebelum pemotongan bambu, dua belah pihak sambil melempar pantun yang memikat. Selanjutnya Bambu dipotong oleh ketua rombongan untuk memasuki tempat Jambuta ( Pesta)

Penulis : Alan Malingi

Sumber : Sarangge, Kampung Media NTB

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s