Pangaha Rea, Teman Ngopi Pagi

reaPagi dengan kehidupan baru dan tentunya harapan baru. Sambil santai dan melakukan aktivitas pagi, tentu ngopi atau nge-teh pagi adalah sensasi tersendiri dalam menyambut hari. Ngopi atau nge-teh tanpa ditemani kue akan terasa hambar. Kue tradisional Mbojo yang sering dijual setiap pagi adalah Pangaha Rea. Ina Sei (55 tahun), pedagang kue keliling di kampung Sadia Kota Bima sering lewat di depan rumah menjajakan pangaha Rea dan Pangaha Balu.

 

Pangaha Rea atau Kue Rea rasanya renyah, kental dan sedikit manis. Mungkin karena bentuknya yang seperti jahe, maka orang Mbojo menyebutnya dengan Pangaha Rea. Pangaha artinya kue, sedangkan Rea berarti Jahe. Padahal dalam adonannya tidak memasukan jahe. Bahan utama pembuatan Pangaha Rea adalah beras ketan, gula, sedikit garam dan ditaburi dengan biji wijen.Adonan dibuat terlebih dahulu menyerupai jahe, lalu digoreng.

Pangaha Rea sangat cocok dicicipi pada saat panas sebagai teman ngopi di kala pagi hari. Harganya murah dan terjangkau dengan Rp.1000 per buah sebagai pengganjal perut di pagi hari. Pangaha Rea adalah salah satu kue tradisional Mbojo yang masih tetap dijual sampai saat ini.

Penulis : Alan Malingi

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s