Pangaha Kahangga

kahanggaProses pembuatan kue tradisional Mbojo yang satu ini agak sulit. Karena proses menggoreng adonan Kahangga dilakukan dengan Cetakan khusus yang dibuat secara tradisional yaitu dari batok kelapa yang dilubangi kecil-kecil. Jumlah lubang di dalam batok kelapa sebanyak tiga sampai empat buah. Dari lubang inilah adonan Kahangga dikeluarkan dengan menggerak-gerakan cetakan atau dalam Bahasa Bima disebut dengan Saraja. Setelah adonan Kahangga di jatuhkan ke dalam wajan yang berisi minyak kelapa, maka segera dibentuk adonan itu dengan dilipat dua sehingga terbentuk kue Kahangga berbentuk segi empat yang dilipat dua.

Bahan utama pembuatan Kahangga adalah dari tepung terigu, gula putih, telur,dan sedikit garam. Proses pembuatannya adalah diawali dengan membuat adonan dari tepung terigu, gula, garam dan telur. Setelah diaduk rata, maka adonan kahangga dimasukan dalam cetakan atau Saraja kemudian siap memasuki penggorengan seperti yang disebutkan di atas. Pangaha dalam bahasa Bima berarti Kue. Sedangkan Kahangga adalah retak-retak sesuai bentuk kue yang retak.

Penulis : Alan Malingi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s