Pesona Di Ujung Kalate

Pesisir utara Bima memang menyimpan pesona alam cukup banyak. Teluk-Teluk kecil di sepanjang Ambalawi dan Wera adalah lukisan keindahan alam yang tiada bandingannya. Menyusuri wilayah ini adalah petualangan yang mengasyikkan. Kicau burung, desir ombak, semilir angin  pantai nan lembut, dan keramahtamahan penduduknya adalah nyanyian dan sapaan alam penghibur jiwa.

Pantai Ujung Kalate yang membentang dari So Spui hingga So Fanda di dusun Ujung Kalate Desa Nipa kecamatan Ambalawi menawarkan pesona dan keindahan alam yang masih asri dan alami. Pantai ini terletak di kilometer dua hingga kilometer Empat di jalan lintas Nipa-Kolo. Hamparan pasir putih yang berpadu dengan sejuknya semilir angin dari pegunungan di sekitarnya adalah pilihan tepat bagi setiap orang untuk berwisata di tempat ini. So Spui ini dihuni oleh orang-orang dari dusun Ujung Kalate sekitar 20 KK. Demikian pula dengan di So Fanda yang berjarak lebih kurang dua kilometer dari So Spui ini juga dihuni oleh warga dari dusun Ujung Kalate. Mereka seluruhnya berprofesi sebagai nelayan disamping mengurus kebun dan tegalan di perbukitan di sekitar tempat tinggal mereka.

Kenapa dinamakan Ujung Kalate ?  Sejak zaman dulu tempat ini memang terdapat banyak tebing-tebing curam. Tebing dalam bahasa Bima berarti Kalate. Jadi Ujung Kalate adalah Ujung Tebing. Dan memang lokasi di sekitar tempat ini adalah tebing-tebing terjal yang langsung berhadapan dengan pantai dan laut.

Pantai ini dapat dilalui kendaraan baik Roda dua maupun Roda Empat. Pantai ini dapat ditempuh sekitar 1 jam perjalanan dari Kota Bima menuju kecamatan Ambalawi. Ketika memasuki desa Nipa, ada belokan yang menuju ke dusun Ujung Kalate dan jalur ini adalah jalur yang direncanakan akan menuju desa Kolo kecamatan AsaKota Kota Bima. Saat ini kondisi jalan sedang dalam tahap perbaikan. Warga Ujung Kalate sangat berharap agar jalan yang menghubungkan Nipa-Kolo ini segera dihotmik. Dengan demikian akan membuka keterisolasian selama ini. Prospek tempat-tempat wisata di sepanjang jalur ini menjanjikan harapan di masa depan jika akses jalan dapat terus dibenahi. Karena jalur ini akan menghubungkan berbagai obyek wisata lainnya di kota Bima seperti pantai So Ati, Bonto, Toro Londe, So Nggela dan Ule.

Pemerintah Daerah harus segera mengamankan areal-areal yang akan menjadi obyek wisata dari kepemilikan warga. Sebab di beberapa tempat sudah ada warga yang mengkalim pantai-pantai ini, seperti di Benteng Asa Kota. Oleh Karena itu, pemetaan terhadap asset dan obyek wisata sangat diperlukan untuk kepentingan daerah yang akan dapat menjadi salah satu sumber PAD Daerah.

7 thoughts on “Pesona Di Ujung Kalate

  1. fahrymuda Sape Mei 26, 2010 / 1:28 pm

    ruuuaarrr biasa. saya punya mimpi besar akan membangun pariwisata bahari bima. untuk wera (pesisir utara bima) sangat banyak pantai indahnya. terutama jalur wera-sape melintasi pesisir. banyak paket yang bisa diandalkan. goa wera-gunung api sanghyang-pulau ular-torowamba dll adalah asset. ujung kalate menambah deretan asset itu. program awalnya selain promosi adalah mapping potensi untuk kajian. banyak yang bisa dilakukan…….salut buat pak alan. thanks.

    • Romantika Bima Mei 27, 2010 / 11:48 am

      kumpulan tulisan di blog ini akan saya bukukan dengan judul Romantika Bima. Mohon doa dan dukungannya. saya ingin mengangkat potensi daerah kita dan mendorong pihak terkait untuk peduli terhadap asset2 ini. Disamping itu saya ingin menggugah generasi. ini lho budayamu, ini lho sejarahmu dan ini kekayaanmu….

      • Jamaluddin Februari 28, 2011 / 4:05 am

        wah….. ditunggu sekali bukunya…!!!!!

        Semangat Bang…!!!!!!!

  2. syarah November 30, 2010 / 6:48 am

    SEBAGAI PUTRA/PUTRI BIMA KITA WAJIB MENGANGKAT DAERAH KITA YAITU KOTA BIMA TERCINTA, SEMOGA…..BIMA BERTAMBAH INDAH DAN MAJU.

  3. dhara zhama Februari 28, 2011 / 2:11 am

    sy tunggu bukunya😉

  4. Jamaluddin Februari 28, 2011 / 4:03 am

    request dong bos…
    kalau bisa foto fotonya dilampiri juga, jangan hanya satu. supaya keindahan pantainya bisa dinikmati oleh kita yang ada dikejauhan bos…!!!

    Tapi, anyway, thanks a lot. you done a great job…!!!
    Keep blowing up our heritage…!!!

    • Romantika Bima Maret 1, 2011 / 11:57 pm

      ok deh, soalnya masih amatiran di blogger neh. sy pelajari dulu upload lebih dari satu foto.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s