Taman Ria Di Jantung Kota

Entah sejak kapan warga Bima menyebut tempat ini dengan Taman Ria. Tapi yang jelas tempat ini adalah sebuah taman yang Asri dan sejuk di jantung Kota Bima.Pohon-pohon besar di sekeliling tempat ini diperkirakan telah berumur ratusan tahun. Ada juga beberapa yang sudah tumbang karena usia dan angin kencang.

Menurut penuturan H. Abubakar Ismail salah seorang budayawan dan sesepuh masyarakat Bima, bahwa di tempat ini ribuan tahun silam pernah menjadi pelabuhan Bima karena di atas bukit Gunung Dua ada sebuah batu besar yang dipercayai sebagai jelmaan seorang perempuan yang menunggu kedatangan suaminya dalam Legenda Wadu Ntanda Rahi. Dengan demikian, antara Gunung Dua dengan tempat ini memiliki keterikatan sejarah.

Sumber lainnya menyebutkan bahwa di tempat ini juga ada sebuah pohon Mangga Besar yang disebut dengan Fo’o Dae La Kosa. Dae La Kosa adalah nama salah seorang yang diduga menjadi pemilik kebun di sekitar Gunung Dua. Dae La Kosa adalah seorang guru ngaji yang sangat baik dan jujur. Namun pada suatu saat dia sengaja dibunuh oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Dalam sejarah pergerakan kemerdekaan Indonesia, tempat ini juga pernah menjadi pos pengintaian dari Para Pemuda Pejuang Bima dalam merebut kekuasaan dari tangan Belanda dan Jepang. Disinilah tempat para pejuang merebut senjata dan menawan orang-orang Belanda. Pada perkembangan selanjutnya  tempat ini pernah menjadi Taman Makam Pahlawan sebelum dipindahkan ke Kelurahan Dara (Puskesmas Paruga Sekarang) dan selanjutnya dipindahkan ke Paman Makam Palibelo sekarang.

Hampir semua orang Bima mempercayai bahwa tempat ini sangat angker. Banyak penampakan dan peristiwa aneh yang terjadi disini. Banyak kecelakaan maut juga terjadi di sekitar tikungan Taman Ria ini. Menurut penuturan orang-orang yang melihat mahluk halus di sekitar tempat ini bahwa penghuninya adalah perempuan cantik yang selalu menggoda para pengendara dan sering sekali minta tumpangan.

Terlepas dari cerita dan sejarah Taman Ria ini. Tempat ini punya potensi besar untuk dikembangkan menjadi Taman sebagai paru-paru Kota. Kesan Angkernya dapat ditutupi dengan penataan dan pengelolaan Taman Yang Profesional. Banyak fasilitas yang bisa dibangun dan dibuat di tempat ini seperti tempat-tempat duduk, tempat bermain, tempat pementasan Budaya,  kedai-kedai dan warung-warung kecil yang menyiapkan minuman dan masakan khas Bima.Lampu dan penerangan di sekitar lokasi ini sangat dibutuhkan agar tidak gelap dan terkesan angker. Saya sangat gembira membaca berita salah satu media lokal Bima bahwa tempat ini akan ditata untuk Taman Kota.

Iklan

6 thoughts on “Taman Ria Di Jantung Kota

  1. dhara zhamawa Mei 22, 2010 / 4:58 am

    perlu adanya perhatian pemerintah untk menjadikan taman ria lebih byk diminati warga sbg tempat mengisi akhrir pekan mereka…

  2. Rosmi Adenjau Mei 22, 2010 / 10:44 am

    ohw… gtu toh Legenda Taman Ria,sy stuju banget Taman Ria dijadikan paru2 Kota Bima, truuus pleash dh pemkot Bima silahkan dipoles Taman Ria dg lampu2 yg indah biar cantik n semarak spy kesan angkerx hilang lenyap tanpa bekas.

    • Romantika Bima Mei 24, 2010 / 11:15 am

      ok deh. trims atas komentnya. nantikan postingan2 lainnya tentang Bima dan potensinya.

  3. AKu Mei 22, 2010 / 5:51 pm

    artikel yang menarik,terimakasih.
    lagi bingung neh ,sama om wordpress dan kang google. tolong pencerahan , terimakasih

    • Romantika Bima Mei 24, 2010 / 11:14 am

      trims atas komentnya. nantikan postingan2 lainnya tentang Bima dan potensinya.

  4. ifank Februari 18, 2014 / 12:16 pm

    bnyak generasi yg tdk thu akan sejarah bima,cantumkan di perguruan tinggi sbgai mta kuliah..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s