SAMILI, DESANYA SAYUR

Samili,merupakan nama sebuah desa yang terletak di Kecamatan Woha. Desa ini terletak di sebelah barat dengan desa Tente. Untuk mencapai desa ini, kita akan menempuh jarak sekitar 1 km dari ibu kota Kecamatan. Desa ini dikenal dengan tanaman sayurnya yang beranekaragam, hingga desa Samili biasa di sebut Desa Sayur.

Dengan luas desa 533 Ha, sebagian besar lahan dimanfaatkan untuk lahan tani sayur. Jumlah penduduk sebanyak 4.782 orang, 966 KK, rata-rata warga desa ini bermata pencaharian sebagai Petani, sisanya bekerja sebagai Pedagang dan PNS. Luas lahan tani sayur berbagai jenis sayur yang ada di desa ini antara lain: kacang panjang, kangkung, kubis, tomat, mentimun, cabe, terong, bayam dan kelor. Sayur-sayur ini telah dipasarkan ke berbagai daerah baik itu seputar Bima bahkan ke luar Daerah Bima. Produksi Samili terbanyak yaitu tomat, dengan hasil produksi 4 ton/Ha. Sehingga terdapat satu rumah produksi di desa Risa (desa tetangga) yang mana bahan bakunya berasal dari desa Samili.

Dari hasil tani sayur ini, banyak warga yang berhasil menyekolahkan anak hingga ke tingkat Fakultas tinggi dan bahkan untuk biaya naik haji dari hasil yang mereka peroleh. Hasil yang membanggakan tersebut tak lepas dari usaha dan upaya yang mereka lakukan termasuk penataan sistem tanam, pengolahan dan kestabilan. Tetapi diakui, tak jarang ada kendala yang mereka temui, seperti modal awal, fluktuatif harga dan pemasaran. Dalam hal ini mereka mengharapkan respon atau sikap proaktif dan Pemerintah

Di desa ini juga terdapat potensi seni budaya yang cukup berkembang. Terdapat satu sanggar yang menampung mereka-mereka yang mencintai seni ini, kerap ditampilkan pada setiap acara-acara di Kabupaten Bima. Dalam hal ini pun mereka berharap terus mendapatkan perhatian dari Pemerintah.

Dari sisi Pendidikan, warga desa Samili cukup terpenuhi sarana dan prasarananya. Sekolah Taman Kanak-kanak terdapat 1 unit serta 8 unit Taman Pendidikan Agama (TPA) Sekolah Dasar SMP dan SMA, warga Samili menempuh pendidikan di ibu kota Kecamatan yang berjarak tempuh sekitar 45 menit dari desa ini. Dari sisi Kesehatan terdapat 6 unit Posyandu, 2 orang Tenaga Kesehatan, 1 Bidan Desa dan 4 Dukun terlatih.

Dari sekian banyak bantuan Pemerintah Daerah, salah satunya Dana sudsidi desa yang diberiakn sebesar 20 jt, di manfaatkan untuk pembangunan berbagai sektor, di tambah dengan hasil swadaya masyarakat. Desa ini rupanya pernah meraih juara I Pengembangan Dana Subsidi Desa tingkat Swadaya Masyarakat. Dikatakan Camat Woha Drs. Ruslan, kondisi Kamtibmas di desa ini cukup aman terkendali. Hal tersebut menurutnya hasil kerjasama yang baik antara masyarakatm aparat hukum dan aparata desa setempat.

4 thoughts on “SAMILI, DESANYA SAYUR

  1. Novitasari April 6, 2011 / 11:58 am

    wahhhh….wahh….desa samili adaLah kampoeng halamannya ne2k+kakek Q nhe….so,,,sya bangga pda desa samili…

  2. akbar September 10, 2012 / 9:05 am

    desa samili memang terkenal akan sayur-mayur nya ..pemaaran sayurannya pun dah sampai ke kota-kota besar …hebat …aku bangga pada mu samili,,,,,,tanah kelahiran ku ……

  3. Ayink.RZ. September 11, 2012 / 5:35 am

    toma mbai adalah satu nama panggilan iseng2 bagi desa samili…walau sebenarnya toma mbai adalah maknanya adalah tomat yang segar…hee…

  4. syahrul sanggili Agustus 1, 2015 / 12:15 pm

    wah luar biasa,,,
    tapi sunguh sangat di sayangkan sekali di desa tercinta kami ini sudah kurang petani yang berminat menanam tomat lagi dikarena banyaknya pasokan tomat dari luar daerah seperti lombok dengan kualitas yang cukup baik dibandingkan tomat lokal samili. ini juga sebenarnya masalah yang perlu di lihat oleh pihak pemerintah,,, lebih-lebih oleh pemerinta terkait.

    makasih banyak bang telah memosting cerita tentang desa kami yaitu desa samili

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s