Tarian Soka Yang Hampir Punah

Tarian ini berasal dari Desa Sari Kecamatan Sape Bima. Soka telah dikenal seiring dengan masuknya islam dikecamatan tersebut, menurut catatan sejarah bahwa islam masuk ke Bima melalui kecamatan sape yang dibawa oleh para mubaligh dari Gowa dan Makasar.

Sampai sekarang bukti sejarah dapat ditemukan dalam sebuah prasasti di sape yang disebut “Sumpah Parapi”. Prasasti itu merupakan bukti kesetiaan para pengikut sultan pertama didalam memeluk agama islam.

Tarian Soka dipersembahkan sebagai wujud kesetiaan rakyat kepada Sultan dan menjadi simbol perlawanan terhadap segala bentuk ancaman baik dari dalam maupun dari luar. Soka dimainkan oleh dua orang penari laki-laki dengan menggunakan tombak, diiringi dua buah gendang dan Sarone. Soka merupakan permainan ketangkasan dan di dalamnya terdapat gerakan saling menyerang dengan tombak, namun karena sudah terlatih, tidak ada satupun diantara para pemainnya yang terluka.Tarian ini sudah sangat jarang kita temui saat ini. Atraksi ini hanya ditampilkan pada acara-acara tertentu dan sudah lama tak ditampilkan. Mesti ada upaya-upaya konkrit untuk pelestariannya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s