Hadrah Rebana Dan Sejarah Islam Di Dana Mbojo

Jenis atraksi kesenian ini telah berkembang pesat sejak abad         ke – 16 pada masa keemasan kesultanan Bima. Hadrah Rebana merupakan jenis atraksi yang telah mendapat pengaruh ajaran islam.

Syair lagu yang dinyanyikan adalah lagu-lagu dalam bahasa Arab dan biasanya mengandung pesan – pesan rohani. Dengan berbekal 3 buah Rebana  dan 6  sampai 12 penari, mereka mendendangkan lagu-lagu seperti Marhaban dan lain-lain. Hadrah Rebana biasa digelar pada acara WA’A CO’I (Antar Mahar), Sunatan maupun Khataman Alqur’an. Hingga saat ini Hadrah Rebana telah berkembang pesat sampai ke seluruh pelosok. Hal yang menggembirakan adalah Hadrah Rebana ini terus berkembang dan dikreasi oleh seniman di Bima. Dan banyak sekali karya-karya gerakan dan lagu-lagu yang mengiringi permainan Hadrah Rebana ini .

Iklan

3 thoughts on “Hadrah Rebana Dan Sejarah Islam Di Dana Mbojo

  1. rizal m April 21, 2011 / 2:45 pm

    pembahasannya terlalu singkat atau sangat sangat ringkas … jadi apa yang bisa dinikmati … apa yang bisa dimaknai…. apa yang bisa diceritakan pada anak-anak saya yg semuanya lahir besar di luat dana MBOJO ….
    semua tulisan lho…

    • Romantika Bima April 22, 2011 / 12:13 pm

      yg diperkenalkan adalah kesenian hadrahnya. bukan sejarah islam di dana mbojo. memang yg lebih lengkap ada di buku yg saya susun bersama pak hilir. kalo sejarah islam di dana mbojo ada di tulisan lainnya di blog itu juga. trims atas masukannya. intinya hadrah rebana masuk ke bima seiring masuknya islam, dan merupakan seni musik yg dipengaruhi oleh seni musik timur tengah. alat musiiknya adalah empat buah rebana yg diesbut Arubana yg terbuat dari kayu nangka dan kulit Sapi. penarinya antara 6 sampai 12 orang yg membawakan gerakan2 atraktif. syairnya adalah syair2 lagu bernuansa islam baik dalam bahasa bima maupun bahasa arab.

  2. savebima April 27, 2011 / 4:47 am

    untuk belajar bahasa bima follow @poelunk vote #saveBiMa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s