Kau Tak Boleh Lenyap Dari Generasimu

Budaya Mbojo saat ini berada dalam sebuah persimpangan. Yah, persimpangan yang sangat memprihatinkan. Akankah dia dilestarikan setengah hati seperti saat ini ? atau akan lenyap dari Mata dan telinga generasinya ?. Saat ini upaya-upaya untuk pelestarian budaya terutama kesenian tradisional sepertinya jalan di tempat. Sementara para seniman sudah semakin udzur. Lantas siapa lagi yang akan melanjutkan semua itu. Generasi peniup sarone sudah hamp1r punah. Demikian pula peñata tari, pemain gendang dan lain-lainnya.

Sebenarnya beberapa elemen pemuda, pelajar,mahasiswa Mbojo saat ini memiliki sebuah obsesi besar untuk melestarikan asset-aset budaya ini. Namun banyak sekali tantangan yang dihadapi antara lain keengganan birokasi, minimnya dana, sarana dan prasarana untuk berkreasi serta derasnya arus budaya luar yang menjarah seluruh potensi local. Apresiasi dan penghargaan terhadap para seniman juga sangat langka. Mereka hanya dihargai dengan sebungkus nasi dan sekotak jajan pada acara-acara seremonial Pemerintah.

Meski demikian, bentuk-bentuk kreatifitas seperti yang ada dalam foto ini semoga dapat membangkitkan semangat semua pihak terutama Pemerintah, Seniman dan generasi penerus daerah ini untuk bangkit melestarikan apa yang kita miliki ini untuk menjadi asset masa depan baik dalam rangka pelestarian budaya itu sendiri maupun promosi budaya mbojo tersinta.

Kau tak boleh lenyap dari generasimu wahai seni budayaku… !

Kami akan terus mempertahankanmu dari hiruk pikuk perubahan zaman….!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s